Powered By Blogger

Senin, 26 Oktober 2020

A Wise Teacher

 Kisah Guru bijak yg perlu diteladani bagi guru2 zaman now:

Seorang murid bicara kasar, marah2, menghina, meremehkan dan meluapkan kebencianya terhadap gurunya. Namun guru bijak itu mendengarkan dengan sabar dan diam.

Sesaat kemudian Sang Guru Bijakpun berkata kepada si murid:

_“Apakah jika seseorang memberimu sesuatu, dan kamu tidak mau menerimanya, lantas menjadi milik siapa kah pemberian itu..?”_

_*“Tentu kembali menjadi milik si pemberi,"*_ jawab si murid dengan lugas.

_“Betul...... begitu pula dengan kata-kata kasar tersebut,"_ tukas Sang Guru.

_“Karena aku tidak mau menerima kata-kata itu, maka kata-kata tadi akan kembali menjadi miliknya. Dia harus menyimpannya sendiri._

_Dia tidak menyadari, karena nanti dia harus menanggung akibatnya di dunia atau pun akhirat; *karena energi negatif yg muncul dari pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan hanya akan membuahkan penderitaan hidup."*_

Kemudian, lanjut Sang Guru: *”Sama seperti orang yg ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludah itu hanya akan jatuh mengotori wajahnya sendiri."* "Demikian halnya, jika di luar sana ada orang yg marah-marah kepadamu... biarkan saja … karena mereka sedang membuang SAMPAH HATI mereka: *"Jika engkau diam saja, maka sampah itu akan kembali kepada diri mereka sendiri, tetapi kalau engkau tanggapi, berarti engkau menerima sampah itu.....”* *“Hari ini begitu banyak orang di jalanan yg hidup dengan membawa sampah di hatinya ( _sampah kekesalan, sampah amarah, sampah kebencian, dan lainnya_ ) … maka jadilah kita orang yg BIJAK”* Sang Guru melanjutkan nasehatnya: *“Jika engkau tak mungkin memberi, janganlah mengambil”* *“Jika engkau terlalu sulit untuk mengasihi, janganlah membenci”* *“Jika engkau tak dapat menghibur orang lain, janganlah membuatnya sedih”* *“Jika engkau tak bisa memuji, janganlah menghujat”* *“Jika engkau tak dapat menghargai, janganlah menghina:

self reminder :

I have to be quiet and patient if my students do something like that.

I have to be able to control my emotion if my students do something like that.

It's hard for me but i'll try.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar