Powered By Blogger

Senin, 26 Oktober 2020

Renungan

 Renungan Pagi

*"Keberuntungan"* kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal.

Karena itulah takdir mereka.

√ Boleh jadi *Keterlambatanmu* dari suatu perjalanan adalah *Keselamatanmu*

√ Boleh jadi *Tertundanya pernikahanmu* adalah suatu *Keberkahan*

√ Boleh jadi *Dipecatnya* engkau dari pekerjaan adalah suatu *Maslahat*

√ Boleh jadi sampai sekarang engkau *Belum dikarunia anak* itu adalah *Kebaikan dlm hidupmu*.

√ Boleh jadi engkau *Membenci sesuatu* tapi ternyata itu *Baik untukmu*, karena *ALLAH Maha Mengetahui* Sedangkan engkau Tidak mengetahui.

Sebab itu, *Jangan engkau merasa gundah* terhadap segala sesuatu yg terjadi padamu, karena *Semuanya sudah atas izin ALLAH*

Jangan *Banyak mengeluh* karena hanya akan *Menambah kegelisahan*.

*Perbanyaklah Alhamdulillah,* itu yg akan *Mendatangkan kebahagiaan.*

*Terus ucap Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah*, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkan Subhanallah *selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dgn satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-2 medis yg menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera.*

*Alhamdulillah,* *Alhamdulillah,* *Alhamdulillah,*

ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

*Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yg menghantuimu.*

*Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yg membuatmu gelisah.*

*Namun lihatlah ke atas karena di sana ada ALLAH yg membuatmu bahagia.*

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, *Singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian.* Tapi kawanan domba selalu bergerombol.

*Jari-2 juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yg paling jauh diantara keempat itu.*

Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-2 itu *Tidak akan bisa berfungsi dgn baik tanpa adanya jempol yg sendiri*, yg jauh dari mereka.

Karena itu, sebenarnya yg diperhitungkan *Bukanlah jumlah teman yg ada di sekelilingmu* akan tetapi banyaknya *Cinta dan Manfaat* yg ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

Menyibukkan diri dlm pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah;

yaitu ~> *Kebosanan, Kehinaan, dan Kemiskinan.*

Aku (kita) tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku/kita menyadari bahwa *Rumus kegagalan adalah sikap "Asal semua orang senang."*

*Teman itu seperti anak tangga*, boleh jadi ia *Membawamu ke atas* atau ternyata sebaliknya *Membawamu ke bawah*, maka *Hati-hatilah anak tangga mana yg sedang engkau lalui.*

Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yg tidak bermanfaat sama sekali.

*Berlapang dadalah*, *Maafkanlah*, dan *Serahkan urusan manusia kpd ALLAH*, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya *Akan berpulang/kembali kpd-NYA.*

*Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun*. Karena di sana, *Jutaan manusia yg berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kpd ALLAH walau sekali sujud.*

*Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.*

*Jangan bersandar kpd manusia karena ia akan pergi*.

*Tapi bersandarlah kpd ALLAH karena DIAlah yg menentukan segala sesuatu.*

*Subhanallah wa bihamdihi subhanallaahil azhiim.*

Wallahu a'lam...

Semoga bermanfaat...

Barakallahu Fiikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar